perubahan menjadi Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI)
jakarta – ejaan yang disempurnakan (eyd) belum lama ini
mengalami perubahan menjadi pedoman umum ejaan bahasa indonesia (puebi).
perubahan ini dilakukan sebagai dampak meluasnya ranah pemakaian bahasa seiring
kemajuan teknologi, ilmu pengetahuan, dan seni.
ada tiga hal perubahan yang terjadi pada puebi. perubahan
tersebut meliputi penambahan huruf diftong, penggunaan huruf tebal, serta
penggunaan huruf kapital.
huruf diftong yang ditambahkan ke puebi adalah ‘ei’.
penambahan ini, menurut kepala bidang pemasyarakatan badan pengembangan dan
pembinaan bahasa indonesia, drs mustakim, m.hum, terjadi karena bahasa
indonesia banyak menyerap istilah dari bahasa asing, sehingga kini ada empat
diftong dalam bahasa indonesia yakni ai, au, ei, dan oi.agen bola terpercaya
“diftong ‘ei’ ditambahkan karena bahasa indonesia menyerap
kosakata dari berbagai bahasa asing dan banyak istilah asing tersebut yang
pakai ‘ei’, seperti pada kata ‘survei’. jadi, sudah seharusnya diftong ini
diserap,” ujarnya.
selain diftong, perubahan juga terjadi pada penggunaan huruf
tebal. penggunaan huruf tebal ini belum diatur pada ejaan bahasa indonesia
sebelumnya. pada puebi, huruf tebal ini dipakai untuk menegaskan bagian tulisan
yang ditulis miring serta untuk menegaskan bagian-bagian karangan, seperti
judul buku, bab, atau subbab.
Comments
Post a Comment